Pemanfaatan Tanaman Lokal

7 09 2011

1. Adas (Foeniculum vulgare)

Tanaman budidaya di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Adas yang dipakai untuk bumbu digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya Adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang Pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Pemanfaatan :

Buah Adas bermanfaat untuk mengatasi sakit perut (mulas), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual, muntah, diare, sakit kuning, kurang nafsu makan, batuk berdahak, sesak napas (asma), nyeri haid dan lain-lain. Sedangkan daun Adas berkhasiat mengatasi batuk, perut kembung, rasa haus dan meningkatkan penglihatan.

Cara pemakaian :

Buah adas sebanyak 3 – 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.

       2.  Arbei hutan (Rubus reflexus)

Arbei hutan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Umumnya, arbei hutan dimanfaatkan oleh para pendaki gunung karena habitat tanaman ini adalah di daerah pegunungan dengan ketinggian 1000 – 2500 mdpl. Manfaat buah arbei hutan adalah sebagai obat sariawan, daunnya dimanfaatkan sebagai obat diare dan akar arbei digunakan sebagai obat wasir atau ambeyen.

       3. Cantigi gunung (Vaccinium varingiaefolium)

Jenis ini tersebar di seluruh Jawa di atas 1.350 m dpl, namun umum ditemukan pada 1.800 – , 3.340 m dpl. dan mendominasi Hutan Sub Alpin. Potensi tanaman Cantigi adalah sebagai tanaman hias. Pemanfaatan lain yang dapat digunakan adalah buah dan daun mudanya berkhasiat sebagai obat demam dan penyegar badan.

       4. Dlingu/Jangu (Acorus calamus)

Dlingu merupakan jenis tanaman yang mirip jenis rhizoma. Habitat tanaman Dlingu adalah tempat yang terus menerus tergenang air. Khasiat rimpang Dlingu adalah sebagai obat penenang, obat lambung dan obat limpa, di samping itu merupakan bahan baku kosmetika. Untuk obat penenang dipakai ± 3 gram rimpang Dlingu, dicuci dan dipotong kecil-kecil kemudian direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: